Bendungan Gondang yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, memiliki kapasitas tampung 9,15 juta meter kubik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau salah satu bendungan yang akan selesai tahun ini yakni Bendungan Gondang di Karanganyar, Jawa Tengah.

Progresnya sudah 82% dan dijadwalkan bisa selesai bulan Oktober 2018 agar bisa memanfaatkan musim hujan akhir tahun dalam pengisian bendungan.

Progres Infrastrutur Bendungan Gondang Di Karanganyar dan Sragen Capai 82%
Pool/Kementerian PUPR

Bendungan ini akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.680 hektar di Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Progres Infrastrutur Bendungan Gondang Di Karanganyar dan Sragen Capai 82%
Pool/Kementerian PUPR

Selain itu menjadi sumber air baku 200 liter/detik untuk Kabupaten Karanganyar, konservasi air (ground water recharge), pengendali banjir dan destinasi wisata.

Pembangunan infrastruktur bendungan ini dilakukan sejak tahun 2014 dengan anggaran Rp 657 miliar dengan kontraktor PT Waskita Karya.

Progres Infrastrutur Bendungan Gondang Di Karanganyar dan Sragen Capai 82%
Pool/Kementerian PUPR.

Berkaitan dengan progran pembangunan infrastruktur 49 bendungan baru, pada tahun 2018 ini, Kementerian PUPR sudah melelang tujuh proyek infrastruktur bendungan yakni:

  1. Bendungan Sidan (Bali).
  2. Bendungan Bener (Jawa Tengah).
  3. Bendungan Tiga Dihaji (Sumatera Selatan).
  4. Bendungan Jelantah (Jateng).
  5. Bendungan Randugunting (Jateng).
  6. Bendungan Beringin Sila (Nusa Tenggara Barat).
  7. Bendungan Sadawarna (Jawa Barat).

Menteri Basuki mengatakan pembangunan infrastruktur 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanjutan dan 49 bendungan baru untuk mewujudkan ketahanan pangan dan air sebagai bagian Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

Like, Follow & Share Sosial Media Kami

Facebook: Indonesia Infrastruktur
Twitter: IndonesiaInfra
Instagram: IndonesiaInfrastruktur