Jalur LRT Jakarta membentang dari Kelapa Gading hingga Velodrome sepanjang 5,8 km. Nantinya LRT Jakarta yang terdiri atas empat rangkaian kereta akan menjalani simulasi sejauh 2.000 km selama sebulan. Jarak waktu tempuh ini dapat ditempuh kurang lebih sekitar 30 menit pulang pergi dengan kecepatan sekitar 40 km per jam.

LRT Jakarta yang dioperasikan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan uji coba sejak 21 Agustus hingga 20 September 2018. Kereta ringan yang diuji coba ini memiliki daya tampung maksimal mencapai 540 orang.

Mau Jajal LRT Jakarta? Gratis Sampai 20 September
Foto: Pradita Utama

Untuk dapat menjajal kereta ringan ini pun tidak dikenakan biaya sepeser pun oleh pihak LRT Jakarta. Bahkan pihaknya terbuka untuk masyarakat umum yang penasaran ingin menjajalnya, meskipun untuk sementara proses uji coba ini masih terbatas atau by invitation, Antara lain keluarga karyawan perusahaan Jakpro, anak usaha Jakpro dan dari instansi pemerintahan yang selama ini terlibat di proyek LRT Jakarta.

Mau Jajal LRT Jakarta? Gratis Sampai 20 September
Foto: Pradita Utama

Bagi masyarakat yang ingin menjajalnya pun untuk saat ini harus mendapatkan undangan terlebih dahulu, hal itu menyesuaikan rekomendasi teknis uji operasi terbatas. Bagi para masyarakat yang menjajal LRT Jakarta kali ini tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Syaratnya hanya tinggal datang ke Stasiun Velodrome dan tinggal registrasi. Setelah registrasi, nantinya pegawai LRT Jakarta akan memberikan gambar tempel atau stiker bertuliskan uji coba sebagai tiket menjajal LRT Jakarta.

Saat ini, perkembangan pembangunan proyek infrastruktur yang memiliki panjang 5,8 km ini sudah mencapai sekitar 87%. Khusus di Stasiun Velodrome, pembangunannya mencapai 90% dengan kualitas pengoperasiannya mencapai 80-90%.

Infrastruktur Bangunan stasiun sendiri sudah berdiri kokoh meskipun masih banyak konstruksi detil yang dikerjakan, sebut saja seperti pekerjaan tangga yang menjadi akses masuk stasiun.

Hanya ada satu akses tangga yang sudah jadi dan dibuka oleh pihak LRT Jakarta, yaitu yang betepatan dengan pintu masuk Stadion Jakarta Velodrome.

Bagi masyarakat yang ingin naik ke atas pun bisa menggunakan eskalator atau tangga biasa. Begitu sampai atas, masyarakat sudah bisa melihat deretan pintu otomatis yang berada di sisi kiri dan kanan.

Pintu tersebut persis tempat menempelkan tiket atau kartu elektronik nantinya, sama sebelum naik KRL yang harus tap kartu elektronik terlebih dahulu. Sebagian bangunan masih dalam tahap pengerjaan, namun pihak LRT Jakarta sudah mengoperasikan toilet yang bisa digunakan masyarakat selama masa uji coba.

Dengan adanya LRT Jakarta, diharapkan akan ada pengurangan sekitar 5.000 kendaraan pribadi yang keluar dari kawasan Kelapa Gading, Pulomas, dan Kayu Putih menuju tengah kota Jakarta setiap harinya.

Like, Follow & Share Sosial Media Kami

1. Facebook: Indonesia Infrastruktur
2. Twitter: IndonesiaInfra
3. Instagram: IndonesiaInfrastruktur