Pemerintah menyerahkan pengelolaan Blok Rokan pada PT Pertamina (Persero). Blok yang kontraknya berakhir pada tahun 2021 tersebut saat ini dikelola PT Chevron Pacific Indonesia.

Keputusan pemerintah menyerahkan blok tersebut karena menimbang proposal yang ditawarkan Pertamina.

Baca Juga: Demi Pasokan BBM dan Elpiji Terjamin, Pertamina Kembangkan Infrastruktur Migas Rp. 20T

Pertamina menawarkan signature bonus atau bonus tanda tangan yang diberikan ke pemerintah sebesar Rp 11,3 triliun atau sebesar US$ 784 juta.

Bonus tanda tangan adalah bonus yang diserahkan sebelum penandatanganan kontrak. Tujuannya, untuk menunjukkan perusahaan yang menang lelang itu bonafide dan bersungguh-sungguh.

Potensi pendapatan negara selama 20 tahun ke depan sebesar US$ 57 miliar atau sekitar Rp 825 triliun.

Like, Follow & Share Sosial Media Kami

Facebook: Indonesia Infrastruktur
Twitter: IndonesiaInfra
Instagram: IndonesiaInfrastruktur